Go

Mengenal International Phonetic Alphabet (IPA)

Ditulis oleh Diah Anggraeni
Dipublikasikan pada November 12th at 2:34pm
Share :

 

Pada artikel Berkenalan dengan ilmu linguistik: ilmu bahasa, kita tahu ada studi linguistik yang membahas mengenai bunyi. Yap benar, ilmu bahasa yang membahas tentang bunyi adalah phonetic dan phonology. Nah, dua kajian ilmu linguistik ini sendiri memiliki kaitan yang sangat erat. Jika phonology merupakan ilmu tentang suatu sistem dalam sebuah bahasa yang mana membahas tentang cara pengucapan bahasa. Sedangkan phonetic adalah ilmu yang membahas bagaimana suatu suara atau bunyi dapat terbentuk. Kalau dalam phonetic sendiri menunjukan bagaimana bunyi terbentuk dari gerakan lidah kita, gigi, bibir, faring, dan paru-paru. Pokoknya, ilmu ini menunjukan bagaimana bagian tubuh pada manusia khususnya, mengeluarkan bunyi.

Nah pada artikel lainnya yang berjudul Kesalahan pelafalan yang sering terjadi around us juga dibahas tentang pembacaan yang benar menurut IPA bukan Ilmu Pengetahuan Alam yaaa.. IPA ini dibaca /ˈaiˌpiːˈei/  singkatan dari International Phonetic Alphabet.

Apa sih International Phonetic Alphabet itu?

IPA ini atau dalam bahasa Indonesia "Abjad Fonetik Internasional", adalah sistem simbol yang digunakan dalam pengucapan kata-kata dalam bahasa apapun. Jadi ketika kita mengusai simbol-simbol dalam IPA ini, kita bisa membaca bahasa apapun di dunia, meskipun kita ga paham arti atau maknanya. Sedikit sejarah tentang IPA ini, IPA sendiri dirancang oleh Asosiasi Fonetik Internasional dengan menggunakan lambang dari alfabet pada abjad latin dan yunani dengan sedikit modifikasi. IPA ini digunakan sebagai standar bunyi pada bahasa lisan. Nah, IPA ini yang sangat membantu kita, sebagai non-native speaker atau bukan penutur asli, dalam mengucapkan suatu kata dalam bahasa Inggris dengan benar.

Kalau di kamus sering kita menemukan tanda seperti ini

 

Atau   

 

Setelah keterangan termasuk dalam kategori jenis kata apa pasti ada cara bacanya, atau pada contoh /sku:l/ atau contoh lainnya /ədˈvɜːtɪsmənt/ pada UK atau British English dan /ˌædvərˈtaɪzmənt/ pada US atau American English. Nah, cara baca tersebut didasarkan pada simbol IPA yang berlaku. 

Di bawah ini chart consonant (konsonan) dan vowel (vokal) pada IPA. Pada chart IPA ini dijelaskan cara pelafalannya (fonetik), contoh; bilabial yang berati kedua bibir menempel dan plossive berarti adanya udara yang kita keluarkan sehingga mengeluarkan letupan seperti ketika kita mengeluarkan bunyi /b/ atau /p/ maka bibir bagian atas kita dan bawah kita akan saling menempel bukan dan ada letupan udara. Nah, klasifikan bunyi ini ada pada IPA chart.

 

Jadi sekarang ga bingungkan? sekarang sudah tahu bahwa pelafalan suatu kata pada kamus, khususnya bahasa Inggris berdasarkan dari IPA. Artikel ini merangkum sedikit tentang IPA, untuk mendapatkan contoh bagaimana bunyi atau cara baca dari masing-masing simbol coba klik link references di bawah. Terima kasih, semoga bermanfaat sealedlaughing

 

References

http://www.internationalphoneticalphabet.org/ipa-sounds/ipa-chart-with-sounds/

http://www.nativlang.com/linguistics/ipa-pronunciation-lessons.php

http://www.omniglot.com/writing/ipa.htm

 

 

 

Artikel Lainnya

Feel good atau feel well?
False atau Wrong
Sejarah Singkat Perkamusan Indonesia
Cara Paling Mudah Membedakan a, an, dan the!
Perbedaan Antara Kamus dengan Ensiklopedia
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi